

Nie adalah berita menarik untuk penggemar Naruto dan detektif Conan.
‘Naruto’ dan ‘Detektif Conan’ dianggap Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) membahayakan. Naruto dinilai sering membawa pesan mistis dan kekerasan. Sedangkan Detektif Conan sering menampilkan korban pembunuhan. Orangtua diminta harus hati-hati dan mengawasi anak-anaknya. Setuju?
Gimana menurutmu? Menurutku sih, ini hasil pekerjaan orang bingung, tidak tahu apa yang lebih penting untuk dikerjakan! Kalau mau serius, sebelum memvonis Naruto dan Conan, lebih baik tertibkan berbagai tayangan tidak produktif buatan TV nasional, seperti tayangan gosip, tayangan ulasan kejahatan yang dipraktekan ulang, sinetron yang menjual mimpi, dan sebagainya. Rasanya, Detektif Conan jauh lebih mendidik daripada acara-acara nasional tersebut. Begitu banyak tayangan korban pembunuhan yang lebih nyata dan vulgar di TV nasional kita dan ditayangkan di jam anak-anak, bukan hanya kartun seperti di Detektif Conan.
Di lain pihak, kalau mau benar-benar konsisten dan serius menyelamatkan anak-anak, dari pengaruh TV sebaiknya TOM and JERRY dilarang juga. Dalam TOM and JERRY, anak kecil secara tidak sadar diajarkan bahwa memukul, menggergaji atau memotong anggota badan adalah hal yang boleh dilakukan dan tidak membahayakan. TOM and JERRY adalah kartun sangat lucu konsumsi orang tua yang harusnya ditayangkan lewat jam 10 malam!!!
Jadi buat KPI, cobalah lakukan sesuatu yang lebih bermanfaat, objektif, proporsional, membumi, jangan iseng ngutak-ngutik yang masih lumayan aman, sementara yang lebih berbahaya malah dibiarkan atau dianggap aman.

